Senin, 30 April 2012 - 16:15:41 WIB
Pendidikan Yang Tidak Mendidik
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Info Pendidikan - Dibaca: 3874 kali

Pendidikan adalah jalan yang tepat untuk membuat perubahan. Bangsa karena orang yang berpendidikan saja yang dapat merubah bangsa ini., Karim

Pendidikan adalah suatu universal kebudayaan, tetapi sifat spesifikasinya sangat berbeda antara suatu masyarakat dengan masyarakat lainnya. Randall Collins (1977) mengemukakan tiga tipe dasar pendidikan yang dikemukakan diseluruh masyarakat dunia: pendidikan dalam ketrampilan praktis, pendidikan untuk keanggotaan kelompok status, dan pendidikan birokratis.


  1. Pendidikan praktis dirancang untuk memberikan ketrampilan dan kemampuan teknis tertentu yang di pandang penting untuk melakukan pekerjaan dan lain-lain.
  2. Pendidikan kelompok status dilakukan untuk tujuan simbolisasi dan memperkuat pertise dan hak-hak istimewa (privilege) kelompok elite dalam masyarakat yang memiliki pelapisan social. Pada umumnya pendidikan ini bukan untuk digunakan dalam pengertian teknis dan sering diserahkan kepada pengatahuan dan diskusi badan-badan pengatahuan esoterik.
  3. Pendidikan birokrasi oleh pemerintah untuk melayani tujuan sebagai alat seleksi untuk merekrut orang-orang yang akan menduduki posisi-posisi di pemerintahan, atau sebagai cara mengsosialisasikan dan mendisiplikan masa agar memenangkan tuntutan politik mereka.


Bersadarkan pada tiga tipe pendidikan di atas, apakah bangsa Indonesia sudah mampu menerapkan ke tiga tepe pendidikan yang sekarang ini di terapkan Negara-negara maju seperti amerika dan eropa? Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang berpulau-pulau makanya ketiga tipe pendidikan tersebuat dapat merubah bangsa Indonesia yang mengalami degradasi pendidikan yang sangat signifikan, sekarang ini pendidikan di Indonesia hanya di jadikan formalitas untuk tidak menyalahi undang-undang dasar 1945, hal ini yang tidak disadari oleh para pempin bangsa ini, bahwa tanpa di sadari bangsa Indonesia sekarang di jajah oelh kebudayaan asing.


Pada saat ini bangsa Indonesia dijajah oleh kebudayaan asing banyak sekali pelajar kita yang sudah terhegomi oleh gaya hidup bangsa barat bersifat hedon memang harus diakui banyak sekali pelajar yang mulai tergoda dengan gaya hidup seperti bangsa barat.


Maka itu secara tidak langsung pelajar mulai meninggalkan kebudayaan yang ramah, sopan santun terhadap sesama, tetapi kurangnya mendapat pelajaran moral dari dunia pendidikan yang ada di negeri kita ini maka wajar saja kalau pelajar kita kurang mengerti pentingnya moral untuk kehidupan yang ada sekarang ini,.


Itu seperti yang dikatakan oleh WILLIAM CHANG Bahwa moderenitas berhasil mendobrak dinding tatanan moral tradisional berupa adat istiadat kebiasaan leluhur nenek moyang umat manusia, pergeseran moral khususnya terjadi pada massa Revolusi Prancis pada tahun (1789) yang menjadi simbol kebebasan segala zaman.dalam humanisme baru ini manusia modern mulai meninggalkan aturan-aturan baku.manusia menjadikan dirinya sebagai aturan yang cenderung melepaskan diri dari keterikatan normative yang dianggap ketinggalan zaman.


Kalau kita lihat sekarang ini banyak sekali pelajar yang lebih senang dengan kebebasan tanpa menghiraukan aturan – aturan yang dibuat oleh pemerintah kita, lihat saja banyak sekali pelajar kita yang melaukan tindakan anarkis misalnya mahasiswa universitas 45 makassar taurang antar fakultas ini yang menjadi masalah karma kurangnya pelajaran moral yang mereka mempelajari.ini sangat memalukan dunia pendidikan bangsa ini.


Bahwa pada beberapa tahun yang silam banyak sekali pelajar negara tengga kita yang datang menuntun ilmu di negeri yang kita cintai ini.tetepi sekarang malah kebalikan kita yang pergi menuntut ilmu di negeri mereka. Aku sebagai putra bangsa ini merasa malu terhadap negara,dan diriku sendri karena aku tidak bisa berbuat apa-apa tehadap bangsaku .dengan perkataan ini membuat aku teringat atas perkataan seorang toko besar dunia. beliau berkata jangan Tanya apa yang negera berikan kepada anda, tetapi Tanya apa yang anda berikan kepada negara..


Sekarang banyak sekali orang yang pintar tetapi dia tidak memeberikan sesuatu kepada negara, malahan yang terjadi sekarang ini banyak orang pintar mengunakan kepintarannya untuk menindas rakyat yang lemah melalui korupsi mereka tidak pernah merasa malu terhadap bangsa ini dan tidak pernah merasa bersalah dengan tindakan yang mereka lakukan.


Untuk mencegah masalah tersebut kita harus mulai dari diri kita sendiri,dan keluarga kita baru kita terapkan kemasyarakat luas agar mereka dapat menhidari hal-hal tersebut; Pendidikan moral bukan hanya tanggung jawab dunia pendidikan formal saja.ini disebabkan oleh dua factor yang pertama sebelum semua masyarakat mendapat untuk mencicipi pendidikan ini karna kekurang dana dan hal- hal yang lain.yang kedua peserta didik hanya dididik beberpa jam di ruang saja, agenda ini dapat selesai apabila sistem pendidikan di bangsa kita ini harus di rubah total oleh permerintah.


Tetapi yang menjadi permasalahan sekarang ini kurangnya diperhatikan dunia pendidikan kita dari pemerinta kita bisa lihat saja dengan ditiadakan subsidi bagi pergurun tinggi,.dan anggaran pendidiakan yang sangat kecil ( 20% ) saja bagi untuk semua tingkatan pendidikan mulai dari SD sampai Perguruang Tinggi.dana tersebut juga tidak bisa dikeluarkan seluruhnya hanya 11,8% saja,.ini perlu dipertanyakan mengapa semuanya tidak dikeluarkan sekaligus.


Kalau mengunakan cara seperti ini kapan dunia pendidikan di bangsa Indonesia ini bisa maju untuk bersaing dengan dunia luar. Mereka tidak sadar bahwa tindakan mereka ini memperhambat proses pendidikan di bangsa ini. Mereka juga harus mengerti bahwa pendidikan itu sangat penting bagi masyarakat dan bangsa Indonesia yang tercinta ini.,selain memajukan kesejahteraan umum.


Para pendiri Republik ini pernah memimpikan suatu pemerintah yang mencerdaskan kehidupan bangsa yang berketuhanan, berkedaulatan rakyat, dan berkeadilan sosial.tak heran pemerintah telah mengalahkan pendidikan formal mulai dari tingkat yang terendah sampai perguruang tinggi.( baik sipil maupun militer) banyak gedung-gedung sekolah yang dibangun mulai dari kota-kota besar sampai yang terpencil., tetapi pendidikan saat ini sangat berat tantangnya karena pendidikan yang bertujuan untuk menciptakan ilmuwan yang baik dan bermoral telah berbaur dengan berbagai kepentingan terselubung.


Idealsime mereka dapat diperjual belikan untuk kepentingan pribadi. Tujuan pendidikan untuk menciptakan manusia yang berbudi luhur dan tidak dapat diombang ambin oleh kentingan orang-orang yang tidak mempunyai tanggung jawab terhadap bangsa ini

 

Sumber : http://www.ceritamu.com




0 Komentar :